Welcome
Selamat Datang DI Website Resmi Dinas Kesehatan Kota Pekalongan

Lomba Dokter Kecil Ciptakan Kader Sehat

PEKALONGAN – Lomba Dokter Kecil tingkat Kota Pekalongan 2015, yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga di Aula gedung PKK, Kamis (13/8), diharapkan bisa menciptakan kader-kader yang memiliki pola hidup sehat. Lomba diikuti 14 siswa SD/MI perwakilan Puskesmas.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), Dra Nunik Ariastuti menuturkan lomba dokter cilik dilakukan demi menjaring siswa yang nantinya akan mewakili kota. Untuk selanjutnya maju ke tingkat provinsi yang akan digelar di Semarang pada 18 Agustus mendatang.

Serta yang utama maksud dan tujuan dari kegiatan ini, adalah membangun pola pikir sikap dan perilaku motivasi hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu meningkatkan derajat kesehatan diri, keluarga, sekolah, masyarakat, dan berbudaya kompetisi dan berprestasi untuk hidup sehat, tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, menghadirkan enam orang juri yang berasal dari dinas kesehatan Kota Pekalongan. Sebelumnya, 14 orang siswa tersebut adalah peserta terpilih melalui kompetsi di 14 wilayah Puskesmas se-Kota Pekalongan. Sementara bagi tingkat SMP/MTs, perlombaan akan digelar pada sabtu (15/8) di lokasi yang sama.

Kepala Bidang Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan, Puji Winarti, SKM, M.Kes mengatakan, ada beberapa tahapan yang harus dilewati peserta dalam lomba dokter kecil ini. Tahapan tersebut diawali dengan seleksi tertulis, membuat makalah, memaparkan makalah kemudian pemeriksaan kesehatan umum para peserta. Selanjutnya tahapan terakhir yakni ujian praktek kerja. Kepala Dindikpora, Agus Marhaendrayana dalam sambutannya mengungkapkan, ia berjanji kepada seluruh peserta apabila ada yang berhasil mendapatkan juara satu di tingkat provinsi, maka mereka boleh menentukan sekolah di jenjang berikutnya tanpa harus melalui proses PPDB.

Silahkan pilih sekolah favorit yang kalian suka. Siapapun yang berhasil di provinsi, boleh menentukan sekolah favorit di jenjang berikutnya, katanya. (ap11)

sumber : radar pekalongan


Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar