Welcome
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Kesehatan Kota Pekalongan

Imunisasi MR Telah Mencapai 41 Persen

Dinas Kesehatan mencatat sampai Rabu (9/8), capaian imunisasi measles dan rubella (MR) di kota batik telah mencapai 41,66 persen, dari total sasaran sebanyak 79.740 anak.

Menurut Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes, Sukmawati, capaian di Kota Pekalongan ini termasuk yang tertinggi dibanding kabupaten/kota lain di Jawa Tengah. "Rata-rata cakupan atau capaian imunisasi MR di Jateng sementara ini baru sekitar 30 persen," kata Sukmawati, Kamis (10/8).

Dengan capaian sementara yang cukup tinggi ini, menurut Sukmawati menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah sadar akan pentingnya imunisasi bagi anak-anak mereka. Adapun kenyataan di lapangan masih terdapat penolakan dari sejumlah orang tua yang tidak menginginkan anak mereka diimunisasi MR, menurut Sukmawati jumlahnya tidak begitu banyak.

“Yang menolak imuniasi MR jumlahnya hanya sedikit. Bahkan kalau dibandingkan saat program Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS sebelumnya, dengan pelaksanaan imunisasi MR sekarang, jumlah penolakannya mengalami banyak penurunan,” ungkap dia.

Adanya penolakan itu, menurut Sukmawati tidak menjadikan kendala tim di lapangan untuk terus melaksanakan tugasnya memberikan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Kita dan tim dari puskesmas juga gencar melaksanakan sosialisasi serta pendekatan ke masyarakat,” ujarnya.

Sukmawati membeberkan, dari total jumlah 79.740 anak di Kota Pekalongan yang menjadi sasaran imunisasi campak dan rubela, sekitar 75 persennya merupakan anak usia sekolah, dari Paud sampai SMP. Sedangkan sisanya adalah anak yang belum usia sekolah. “Kepada anak yang belum sekolah, pemberian imunisasinya dilakukan di posyandu-posyandu setempat mulai September mendatang,” tuturnya.

Disampaikan bahwa pemerintah secara serentak, saat ini melaksanakan kampanye imunisasi MR, yakni suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. (way)

(sumber : Radar Pekalongan, 11-08-2017)


Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar