Dinkes Kota Pekalongan dan Puskesmas Krapyak Kidul Gelar Aksi Bergizi di Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak

PEKALONGAN — Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan remaja putri, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan bersama UPT Puskesmas Krapyak Kidul menggelar kegiatan Aksi Bergizi di Pondok Pesantren MBS Putri Taruna Krapyak pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santriwati dan pengasuh ponpes. Rangkaian acara diawali dengan senam bersama untuk membiasakan aktivitas fisik. Setelah itu, peserta mendapatkan konsumsi snack dan buah sebagai bentuk edukasi gizi seimbang.
Materi edukasi disampaikan oleh dua narasumber. Ust. Maulida Ade Suryani Sadaruddin, S.Pd. selaku Wakil Bidang Kurikulum Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak membawakan materi Pesantren Sehat. Sementara itu, Bidan Muftia Adi Suksmarini, S.Tr.Keb dari UPT Puskesmas Krapyak Kidul memberikan penyuluhan tentang Pencegahan Anemia pada Remaja Putri.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Ibu Puji Winarti, SKM, M.Kes yang turut hadir dan memberikan dukungan.
Acara ditutup dengan minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama seluruh santriwati. Pemberian TTD secara rutin merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah anemia pada remaja putri.
Kepala Dinkes Kota Pekalongan menyampaikan bahwa lingkungan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat.
“Sehat itu murah, karena bisa kita usahakan dengan hal-hal yang ada di sekitar kita tanpa mengeluarkan biaya banyak, jalan kaki sehat, makan sayur sehat, dan contoh lainnya, tapi untuk menjadi sehat ketika sakit itu mahal, karena memerlukan biaya perawatan, karenanya kita harus menjaga kesehatan di lingkungan pesantren ini,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak dapat menjadi contoh Pesantren Sehat di Kota Pekalongan.Dinkes Kota Pekalongan dan Puskesmas Krapyak Kidul Gelar Aksi Bergizi di Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak
PEKALONGAN — Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan remaja putri, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan bersama UPT Puskesmas Krapyak Kidul menggelar kegiatan Aksi Bergizi di Pondok Pesantren MBS Putri Taruna Krapyak pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santriwati dan pengasuh ponpes. Rangkaian acara diawali dengan senam bersama untuk membiasakan aktivitas fisik. Setelah itu, peserta mendapatkan konsumsi snack dan buah sebagai bentuk edukasi gizi seimbang.
Materi edukasi disampaikan oleh dua narasumber. Ust. Maulida Ade Suryani Sadaruddin, S.Pd. selaku Wakil Bidang Kurikulum Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak membawakan materi Pesantren Sehat. Sementara itu, Bidan Muftia Adi Suksmarini, S.Tr.Keb dari UPT Puskesmas Krapyak Kidul memberikan penyuluhan tentang Pencegahan Anemia pada Remaja Putri.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Ibu Puji Winarti, SKM, M.Kes yang turut hadir dan memberikan dukungan.
Acara ditutup dengan minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama seluruh santriwati. Pemberian TTD secara rutin merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah anemia pada remaja putri.
Kepala Dinkes Kota Pekalongan menyampaikan bahwa lingkungan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat.
“Sehat itu murah, karena bisa kita usahakan dengan hal-hal yang ada di sekitar kita tanpa mengeluarkan biaya banyak, jalan kaki sehat, makan sayur sehat, dan contoh lainnya, tapi untuk menjadi sehat ketika sakit itu mahal, karena memerlukan biaya perawatan, karenanya kita harus menjaga kesehatan di lingkungan pesantren ini,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak dapat menjadi contoh Pesantren Sehat di Kota Pekalongan.






Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santriwati dan pengasuh ponpes. Rangkaian acara diawali dengan senam bersama untuk membiasakan aktivitas fisik. Setelah itu, peserta mendapatkan konsumsi snack dan buah sebagai bentuk edukasi gizi seimbang.
Materi edukasi disampaikan oleh dua narasumber. Ust. Maulida Ade Suryani Sadaruddin, S.Pd. selaku Wakil Bidang Kurikulum Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak membawakan materi Pesantren Sehat. Sementara itu, Bidan Muftia Adi Suksmarini, S.Tr.Keb dari UPT Puskesmas Krapyak Kidul memberikan penyuluhan tentang Pencegahan Anemia pada Remaja Putri.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Ibu Puji Winarti, SKM, M.Kes yang turut hadir dan memberikan dukungan.
Acara ditutup dengan minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama seluruh santriwati. Pemberian TTD secara rutin merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah anemia pada remaja putri.
Kepala Dinkes Kota Pekalongan menyampaikan bahwa lingkungan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat.
“Sehat itu murah, karena bisa kita usahakan dengan hal-hal yang ada di sekitar kita tanpa mengeluarkan biaya banyak, jalan kaki sehat, makan sayur sehat, dan contoh lainnya, tapi untuk menjadi sehat ketika sakit itu mahal, karena memerlukan biaya perawatan, karenanya kita harus menjaga kesehatan di lingkungan pesantren ini,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak dapat menjadi contoh Pesantren Sehat di Kota Pekalongan.Dinkes Kota Pekalongan dan Puskesmas Krapyak Kidul Gelar Aksi Bergizi di Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak
PEKALONGAN — Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan remaja putri, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan bersama UPT Puskesmas Krapyak Kidul menggelar kegiatan Aksi Bergizi di Pondok Pesantren MBS Putri Taruna Krapyak pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santriwati dan pengasuh ponpes. Rangkaian acara diawali dengan senam bersama untuk membiasakan aktivitas fisik. Setelah itu, peserta mendapatkan konsumsi snack dan buah sebagai bentuk edukasi gizi seimbang.
Materi edukasi disampaikan oleh dua narasumber. Ust. Maulida Ade Suryani Sadaruddin, S.Pd. selaku Wakil Bidang Kurikulum Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak membawakan materi Pesantren Sehat. Sementara itu, Bidan Muftia Adi Suksmarini, S.Tr.Keb dari UPT Puskesmas Krapyak Kidul memberikan penyuluhan tentang Pencegahan Anemia pada Remaja Putri.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Ibu Puji Winarti, SKM, M.Kes yang turut hadir dan memberikan dukungan.
Acara ditutup dengan minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama seluruh santriwati. Pemberian TTD secara rutin merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah anemia pada remaja putri.
Kepala Dinkes Kota Pekalongan menyampaikan bahwa lingkungan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat.
“Sehat itu murah, karena bisa kita usahakan dengan hal-hal yang ada di sekitar kita tanpa mengeluarkan biaya banyak, jalan kaki sehat, makan sayur sehat, dan contoh lainnya, tapi untuk menjadi sehat ketika sakit itu mahal, karena memerlukan biaya perawatan, karenanya kita harus menjaga kesehatan di lingkungan pesantren ini,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Ponpes MBS Putri Taruna Krapyak dapat menjadi contoh Pesantren Sehat di Kota Pekalongan.






PRINT +
DOWNLOAD PDF